bu,,aku putri kecilmu yang dulu kau timang setiap kali aku menangis merasakan sesuatu. aku putrimu yang sekarang sudah hampir beranjak dewasa. usiaku akan bertambah setiap tahunnya begitupun ibu.
terkadang aku sombong bahwa suatu hari nanti aku akan hidup sendiri tanpa bayanganmu.namun saat masalah membelenggu lagi-lagi aku lari ke pelukanmu. bu..aku sangat takut sendiri, takut tak bisa lagi memelukmu. takut tak bisa lagi mencium aroma khas tubuhmu, takut tak bisa lagi mencium lembut tangan dan keningmu.
aku rapuh..sendiri disini, aku ingin membawamu pergi. aku, ibu dan adik kecilku.. bertiga saja menjalani hidup. aku percaya kita mampu.
bu,,aku tidak pernah membayangkan semua ini begitu berat. sendiri di hiruk-pikuk kota besar. aku menjadi pengecut yang tak pernah berani hadapi apapun.menghadapimu saja aku ragu..
aku lelah hidup seperti ini. aku ingin pulang.. tapi aku tak sanggup untuk melangkah pulang, aku takut terjepit oleh sudut-sudut yang terus menerorku. tapi aku rindu padamu.. rindu dipelukmu. bu.. aku belum sempurna menjagamu, aku ingin menjagamu dan lupakan semua mimpi-mimpiku
teringat saat aku kecil dulu..saat hidup begitu sulit untuk ditaklukan. di dapur sempit rumah kontrakan kita. kau berjongkok didepan kompor minyak menggoreng keripik untuk dijual dan ibu masih setia meladeniku yang tak pernah mau berhenti bertanya.saat itu kita hanya berdua bu..tapi kita mampu! masih ada tawa dalam rumah sempit kita itu. ketika usiaku lima tahun dan mulai memasuki masa-masa pertama sekolah, aku ingat betul begitu marahnya ibu saat aku memutuskan untuk kembali kerumah sendiri, aku berlari ke kolong meja menghindari sapumu.sekarang aku tertawa jika mengingat itu dan aku tahu betapa khawatirnya dirimu.
sekarang aku beranjak dewasa, dan aku benci ketika dinamika kehidupan aku dan ibu berubah, aku rindukan masa-masa saat waktu menjadi milik kita berdua. biar saja ayah tenang disana.saya benar-benar bingung menjadi dewasa dan ikut memutuskan hidup yang akan kau jalani nanti. bu,, dalam diam dan ketidakperdulianku sesungguhnya aku menyayangimu, dalam tawa riangku disini aku memendam kekhawatiran yang sangat, aku mohon..maafkan segala ketidaksempurnaan putrimu ini. maaf tidak sempurna menjagamu. kalau saja bisa aku ingin terbang pulang dan mendekapmu.
aku menyanyangimu..
Oktober 20, 2010
Oktober 15, 2010
lovabianca
Suatu sore yang tidak begitu cerah disudut cafe ternama di jogjakarta bersama Secangkir kopi hitam,beberapa novel serta alunan lagu jazz menemaniku melarikan diri dari hiruk pikuk jakarta.
Mengeluarkan sebatang rokok dan membakarnya tiba-tiba seorang perempuan mendatangiku
"maaf mba disini dilarang merokok"
dengan segera aku mematikan rokok ku.
Aku jadi teringat mengenai resolusi ku tahun ini bahwa aku tidak akan lagi mengisap batangan-batangan tembakau itu. Resolusi bodoh menurutku. jelas saja. hal itu aku lakukan saat dia masih ada dan setia mengingatkanku untuk tidak terlalu banyak mengisap rokok sederet alasan pun dia beberkan setelahnya dia merebut rokok dari mulutku dan mematikannya jika aku sudah mulai menunjukan muka tak perduli dengan kata-kata yang dia ucapkan. Tentunya bukan hanya itu saja dia pun mengambil seluruh rokok dari dalam tasku dan memasukannya ke dalam kantong celananya. Kalo sudah begitu aku menyerah, dengan rayuan macam apapun dia tidak akan membiarkanku merebut kembali rokok tersebut. Hasilnya adalah seharian bersamanya menjadi cukup menyiksa tanpa rasa tembakau di mulutku.
Tiba-tiba aku merasakan sesak di dadaku. Oh tuhan aku tak mau sesak ini datang setelah beberapa hari aku bisa bernafas lega. Tapi rasa sakitnya ternyata terus menjalar dan tak sadar air mata sudah membasahi pipiku.
Tidaaak! aku benci seperti ini. Beberapa hari ini aku sudah menang melawan rasa sakitnya tapi sore ini aku merasakan kekalahan lagi..
Air mataku terus menetes diiringi hujan yang juga mulai turun.
kejadian sore tadi di cafe membuat ku dengan segera Kembali ke hotel tempatku menginap.
berendam di air hangat ternyata cukup membuatku tenang. Tiba-tiba handphoneku berdering. Layar handponeku menunjukan nama lola, hari ini sudah lebih dari 10 kali dia menghubungiku.
"kenapa sih la?"
"ya ampun bi..lo tuh kemana aja sih. Telpon gw ngga pernah lo angkat."
"ga keangkat la..sori"
"alesaaaaan..! Lo dimana sekarang? UDah empat hari lo ngga masuk kantor."
"liburan. Gue dah bilang ko ke Astri."
"bi.. Udahlah lo pulang gue sama yang lain kangen sama lo."
"nanti.. Gue masih betah."
"bi.. (lola terdiam sejenak) lo yang sabar ya .."
"udah ya la.."
"bi..hallo.. Bi.."
(tut..tut..tut..)
aku menenggelamkan kepalaku di bathub.
sinar putih menyilaukan datang ke arahku aku menutup mataku dengan jari-jariku.
Sayup-sayup aku mendengar tawa seseorang
aku kenal betul khas tawanya. Aku berjalan di lorong dengan banyak sekali foto-foto yang bergantung. Aku mengenal orang dalam foto tersebut tapi kenapa lidahku kelu saat aku ingin mengucApkan namanya
Dan orang yang ada di foto itu tiba-tiba haDir dihapanku. Namun tiba-tiba sinar putih itu menariknya menjauh dariku..
Nafasku tersengal keringat sudah membasahi tubuhku.
Mimpi..
Tadi itu hanya mimpi.
Aku bangun dan segera menenggak sebotol penuh air mineral dengan satu tarikan nafas. Namun aku masih tidak dapat mengatur nafasku seperti semula. Masih saja tersengal. Aku berjalan ke kamar mandi dan membasuh wajahku terus dan terus.
Bayangan seseorang di mimpi itu masih lekat sekali. Aku memandangi wajahku dalam cermin dan aku tahu apa yang sebaiknya aku lakukan.
udara jogjakarta malam ini begitu dingin.sekarang sudah lebih dari jam dua belas malam tapi jalanan masih sangat ramai dipadati oleh kendaraan dan di dominasi oleh motor.
Aku tak perlu keluar jauh dari hotel karena hotel tempatku menginap memang berada di tengah kota yang banyak menyuguhkan jajanan malam khas jogja.
Aku duduk di salah satu warung lesehan seperti biasa kopi hitam menjadi andalanku.
Bosan berdiam diri di lesehan akhirnya aku memilih untuk berjalan dan berkeliling-keliling. Aku sampai disuatu sudut kota pandanganku tertuju pada kerumunan orang di depanku.
Rasa penasaran memancingku untuk ikut menjadi bagian dari mereka
dengan susah payah aku berhasil merangsek masuk dan berada di barisan paling depan. Beruntung juga mempunyai tubuh mungil.
Tapi setelah kulihat tak ada yang spesial dihadapanku,semuanya biasa cuma sekumpulan orang yang sedang mengamen tak ada yang menarik. Tapi...tunggu tunggu dulu aku seperti mengenal orang yang berdiri di belakang mic. Ya aku mengenalnya dia Ardiano masardhie. Ya Tuhan, pantas saja orang-orang ini rela berdesak-desak.
akupun ikut terpaku dan hanyut kedalam lantunan lagu yang dibawakannya.
Tiba-tiba hujan mengguyur semua orang berlari mencari tempat berteduh.
Ardi dan bandnyapun ikut bubar.
Aku berteduh diwarung kaki lima terdekat. Sambil menahan bibirku yang terus gemertak karna kedinginan.
"lo bianca kan?"
aku dikagetkan oleh suara berat di sampingku.
"ardi.."
aku kaget melihat ardi ada disebelahku.
"apa kabar lo? Ko ada di jogja?"
"baik.gw lagi liburan.bosen dijakarta terus. Lo sendiri? Lagi promo album baru ya?"
"gimana ya.. sebenernya gw juga lagi liburan bareng temen-temen band gw,tapi permintaan manajemen sekalian aja promo album. Tapi ngga ngoyo sih. Ya caranya gini. Tiap kali gw hangout keluar kita nyempetin ngamen."
"strategi pemasaran gaya baru ya." kataku sambil terus mendekap tubuhku sendiri. Aku benar-benar kedinginan.
"yaa bisa dibilang gitu. Lo kedinginan ya?"
"eh.. lumayan" jawabku sedikit ragu.
"pake jaket gw ni.." ardi melepas jaketnya dan memberikan padaku.
"ngga usah di, ngga apa-apa ujannya bentar lagi juga berenti ko. Gw mau langsung pulang." sambil mengembalikan jaket miliknya.
"yakin lo?"
Aku mengangguk yakin.
Sebenarnya aku memang cukup kedinginan karena aku memang tak pernah kuat dengan udara dingin. Tapi
Mengeluarkan sebatang rokok dan membakarnya tiba-tiba seorang perempuan mendatangiku
"maaf mba disini dilarang merokok"
dengan segera aku mematikan rokok ku.
Aku jadi teringat mengenai resolusi ku tahun ini bahwa aku tidak akan lagi mengisap batangan-batangan tembakau itu. Resolusi bodoh menurutku. jelas saja. hal itu aku lakukan saat dia masih ada dan setia mengingatkanku untuk tidak terlalu banyak mengisap rokok sederet alasan pun dia beberkan setelahnya dia merebut rokok dari mulutku dan mematikannya jika aku sudah mulai menunjukan muka tak perduli dengan kata-kata yang dia ucapkan. Tentunya bukan hanya itu saja dia pun mengambil seluruh rokok dari dalam tasku dan memasukannya ke dalam kantong celananya. Kalo sudah begitu aku menyerah, dengan rayuan macam apapun dia tidak akan membiarkanku merebut kembali rokok tersebut. Hasilnya adalah seharian bersamanya menjadi cukup menyiksa tanpa rasa tembakau di mulutku.
Tiba-tiba aku merasakan sesak di dadaku. Oh tuhan aku tak mau sesak ini datang setelah beberapa hari aku bisa bernafas lega. Tapi rasa sakitnya ternyata terus menjalar dan tak sadar air mata sudah membasahi pipiku.
Tidaaak! aku benci seperti ini. Beberapa hari ini aku sudah menang melawan rasa sakitnya tapi sore ini aku merasakan kekalahan lagi..
Air mataku terus menetes diiringi hujan yang juga mulai turun.
kejadian sore tadi di cafe membuat ku dengan segera Kembali ke hotel tempatku menginap.
berendam di air hangat ternyata cukup membuatku tenang. Tiba-tiba handphoneku berdering. Layar handponeku menunjukan nama lola, hari ini sudah lebih dari 10 kali dia menghubungiku.
"kenapa sih la?"
"ya ampun bi..lo tuh kemana aja sih. Telpon gw ngga pernah lo angkat."
"ga keangkat la..sori"
"alesaaaaan..! Lo dimana sekarang? UDah empat hari lo ngga masuk kantor."
"liburan. Gue dah bilang ko ke Astri."
"bi.. Udahlah lo pulang gue sama yang lain kangen sama lo."
"nanti.. Gue masih betah."
"bi.. (lola terdiam sejenak) lo yang sabar ya .."
"udah ya la.."
"bi..hallo.. Bi.."
(tut..tut..tut..)
aku menenggelamkan kepalaku di bathub.
sinar putih menyilaukan datang ke arahku aku menutup mataku dengan jari-jariku.
Sayup-sayup aku mendengar tawa seseorang
aku kenal betul khas tawanya. Aku berjalan di lorong dengan banyak sekali foto-foto yang bergantung. Aku mengenal orang dalam foto tersebut tapi kenapa lidahku kelu saat aku ingin mengucApkan namanya
Dan orang yang ada di foto itu tiba-tiba haDir dihapanku. Namun tiba-tiba sinar putih itu menariknya menjauh dariku..
Nafasku tersengal keringat sudah membasahi tubuhku.
Mimpi..
Tadi itu hanya mimpi.
Aku bangun dan segera menenggak sebotol penuh air mineral dengan satu tarikan nafas. Namun aku masih tidak dapat mengatur nafasku seperti semula. Masih saja tersengal. Aku berjalan ke kamar mandi dan membasuh wajahku terus dan terus.
Bayangan seseorang di mimpi itu masih lekat sekali. Aku memandangi wajahku dalam cermin dan aku tahu apa yang sebaiknya aku lakukan.
udara jogjakarta malam ini begitu dingin.sekarang sudah lebih dari jam dua belas malam tapi jalanan masih sangat ramai dipadati oleh kendaraan dan di dominasi oleh motor.
Aku tak perlu keluar jauh dari hotel karena hotel tempatku menginap memang berada di tengah kota yang banyak menyuguhkan jajanan malam khas jogja.
Aku duduk di salah satu warung lesehan seperti biasa kopi hitam menjadi andalanku.
Bosan berdiam diri di lesehan akhirnya aku memilih untuk berjalan dan berkeliling-keliling. Aku sampai disuatu sudut kota pandanganku tertuju pada kerumunan orang di depanku.
Rasa penasaran memancingku untuk ikut menjadi bagian dari mereka
dengan susah payah aku berhasil merangsek masuk dan berada di barisan paling depan. Beruntung juga mempunyai tubuh mungil.
Tapi setelah kulihat tak ada yang spesial dihadapanku,semuanya biasa cuma sekumpulan orang yang sedang mengamen tak ada yang menarik. Tapi...tunggu tunggu dulu aku seperti mengenal orang yang berdiri di belakang mic. Ya aku mengenalnya dia Ardiano masardhie. Ya Tuhan, pantas saja orang-orang ini rela berdesak-desak.
akupun ikut terpaku dan hanyut kedalam lantunan lagu yang dibawakannya.
Tiba-tiba hujan mengguyur semua orang berlari mencari tempat berteduh.
Ardi dan bandnyapun ikut bubar.
Aku berteduh diwarung kaki lima terdekat. Sambil menahan bibirku yang terus gemertak karna kedinginan.
"lo bianca kan?"
aku dikagetkan oleh suara berat di sampingku.
"ardi.."
aku kaget melihat ardi ada disebelahku.
"apa kabar lo? Ko ada di jogja?"
"baik.gw lagi liburan.bosen dijakarta terus. Lo sendiri? Lagi promo album baru ya?"
"gimana ya.. sebenernya gw juga lagi liburan bareng temen-temen band gw,tapi permintaan manajemen sekalian aja promo album. Tapi ngga ngoyo sih. Ya caranya gini. Tiap kali gw hangout keluar kita nyempetin ngamen."
"strategi pemasaran gaya baru ya." kataku sambil terus mendekap tubuhku sendiri. Aku benar-benar kedinginan.
"yaa bisa dibilang gitu. Lo kedinginan ya?"
"eh.. lumayan" jawabku sedikit ragu.
"pake jaket gw ni.." ardi melepas jaketnya dan memberikan padaku.
"ngga usah di, ngga apa-apa ujannya bentar lagi juga berenti ko. Gw mau langsung pulang." sambil mengembalikan jaket miliknya.
"yakin lo?"
Aku mengangguk yakin.
Sebenarnya aku memang cukup kedinginan karena aku memang tak pernah kuat dengan udara dingin. Tapi
sedikit tentang schizophrenia
Pengertian skizofrenia :
Skizofrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamin, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).
Pada pasien penderita, ditemukan penurunan kadar transtiretin atau pre-albumin yang merupakan pengusung hormon tiroksin, yang menyebabkan permasalahan pada zalir serebrospinal.[1] 75% Penderita skizofrenia mulai mengidapnya pada usia 16-25 tahun. Usia remaja dan dewasa muda memang berisiko tinggi karena tahap kehidupan ini penuh stresor. Kondisi penderita sering terlambat disadari keluarga dan lingkungannya karena dianggap sebagai bagian dari tahap penyesuaian diri.
Pengenalan dan intervensi dini berupa obat dan psikososial sangat penting karena semakin lama ia tidak diobati, kemungkinan kambuh semakin sering dan resistensi terhadap upaya terapi semakin kuat. Seseorang yang mengalami gejala skizofrenia sebaiknya segera dibawa ke psikiater dan psikolog.
Indikator premorbid (pra-sakit) pre-skizofrenia antara lain ketidakmampuan seseorang mengekspresikan emosi: wajah dingin, jarang tersenyum, acuh tak acuh. Penyimpangan komunikasi: pasien sulit melakukan pembicaraan terarah, kadang menyimpang (tanjential) atau berputar-putar (sirkumstantial). Gangguan atensi: penderita tidak mampu memfokuskan, mempertahankan, atau memindahkan atensi. Gangguan perilaku: menjadi pemalu, tertutup, menarik diri secara sosial, tidak bisa menikmati rasa senang, menantang tanpa alasan jelas, mengganggu dan tak disiplin.
September 10, 2009
catatan seorang gadis berumur 20 tahun saat dia mulai merasakan banyak sekali kekurangan dalam diri dan hidupnya. bukan tidak pernah merasa bersyukur atas apa yang di dapat saat ini. tapi semakin lama dia hidup melewati hari yang penuh dangan segala tuntutan dia merasa semakin banyak yang harus dilakukan untuk menutupi segala kekurangan. dia masih bodoh, bahkan terkadang naif. di 20 tahun umurnya dia belum menjadi sesuatu bagi dirinya. padahal harapannya sangat besar untuk bisa menjadi seseorang. pilihannya untuk tetap berada di suatu "lingkaran" dianggapnya sebagai keputusan yang takan pernah dia sesalkan dia menemukan keluarga di rimba jakarta. "aku cinta padamu" semakin hari semakin dalam. dia ingin seperti mereka yang mempunyai keyakinan bahwa mereka mampu. dia ingin seperti mereka yang ikut menjaga lingkaran itu agar tetap ada.
saat ini harinya di liputi rasa galau, sangsi terhadap apa yang dia punya dan apa yang akan dia beri. harapannya di umur 20 tahun menjelang 21 dia hanya ingin memberi sesuatu di lingkaran itu. semoga harapan ini menjadi motivasi dirinya bahwa dia masih merasa bodoh dan ingin terus belajar.
saat ini harinya di liputi rasa galau, sangsi terhadap apa yang dia punya dan apa yang akan dia beri. harapannya di umur 20 tahun menjelang 21 dia hanya ingin memberi sesuatu di lingkaran itu. semoga harapan ini menjadi motivasi dirinya bahwa dia masih merasa bodoh dan ingin terus belajar.
September 06, 2009
aneeh..
gw menyepi di sudut kamar bersama laptop pinjeman, berselancar di internet youtube,facebook,sampe akhirnya posting di blog.
mmm.. hari ini seharian penuh gw tidur sebenernya si banyak rencana beres-beres kamer,nyelsein baca buku, jalan-jalan, tapi semuanya gagal gara-gara gw ga pernah bisa kompromi sama bantal dan kasur.tapi menjelang magrib gw akhirnya pergi ke 'plangi'. hehe
di plangi yang tadinya laper banget dan niat langsung cari tempat makan malah belanja sepatu murah. gilaaaa gimana gw ga emosi jiwa ngeliat tulisan "all item 50000"
secara gw emang lagi giat cari sepatu ngliat itu jelas sebuah pencerahan buat gw kaya nemu sumber aer di padang pasir yang gersang. alhasil 3 pasang sandal&spatu gw bawa pulang!!! hahahaha
keadaan mall saat itu rameeee bgt..kadang gw bingung katanya krisis tapi yang belanja tetep ga kepengaruh sama keadaan itu. trus mereka bilang indonesia termasuk negara miskin tapi ko kalo di tempat begini(mall) ga keliatan sama sekali ko.. barang-barang yang di jual top to toe semuanya branded, import mereka masih bisa beli ko! jangankan satu sekarung juga kayanya mampu!
hedonisme masih berjaya kayanya..
ck..ck..ck
mmm.. hari ini seharian penuh gw tidur sebenernya si banyak rencana beres-beres kamer,nyelsein baca buku, jalan-jalan, tapi semuanya gagal gara-gara gw ga pernah bisa kompromi sama bantal dan kasur.tapi menjelang magrib gw akhirnya pergi ke 'plangi'. hehe
di plangi yang tadinya laper banget dan niat langsung cari tempat makan malah belanja sepatu murah. gilaaaa gimana gw ga emosi jiwa ngeliat tulisan "all item 50000"
secara gw emang lagi giat cari sepatu ngliat itu jelas sebuah pencerahan buat gw kaya nemu sumber aer di padang pasir yang gersang. alhasil 3 pasang sandal&spatu gw bawa pulang!!! hahahaha
keadaan mall saat itu rameeee bgt..kadang gw bingung katanya krisis tapi yang belanja tetep ga kepengaruh sama keadaan itu. trus mereka bilang indonesia termasuk negara miskin tapi ko kalo di tempat begini(mall) ga keliatan sama sekali ko.. barang-barang yang di jual top to toe semuanya branded, import mereka masih bisa beli ko! jangankan satu sekarung juga kayanya mampu!
hedonisme masih berjaya kayanya..
ck..ck..ck
Februari 24, 2009
berburu makanan disore hari
tadi sore abis bantu2 nyokap di toko ( asli toko berantakan bgt!) gw pulang duluan berniat kabur dari tugas!hahah(maap ya mak!) gara2 ujan gw sempet nungguin dulu tuh ujan brenti. sambil nungguin ujan (nglamun ga jelas godain orang lewat) eh gw mencium bau yang sangt2 menguncang perut dan hati nurani para wanita(jiaaa emang apaan)
ada suara gedebuk.. gedebuk.. gw penasaran dengan mengendus2 sdkit gw udah langsung nemuin bau dan pastinya suara gedebuk itu (yang mau protes soal suara setelah lo pada tau sebenernya suara apa itu. BOLEEH!) ternyata eh ternyataa tukang RUJAK BEBEK (bukan 'bebek' temennya ayam sodaranya angsa tapi BEBEK euh pd tau kan?) gileee sumpah baunya enak bet dah mpe ngiler gw!
saking enaknya gw mpe nambah!hahahaaa hasilnya perut gw mules..
okay lupakan muleees!akhirnya gw mutusin pulang nebeng mobil sodara gw.paerjalanan kian lama di iringi hujan yang tiada henti kadang gledek nongol ga bilang2 bikin sodara gw yang hobi nyanyi campur sari kaget dan latah ngluari kata2 ampuhnya! gw kira itu teks lagunya eh tyt latah dia.. aneh cuma sayang gw lupa dia latah apa.
gw perhatiin jalan ko kayanya bukan jalan kerumah gw. malah ke sawah2 yang asli sepi bgt..
karna nebeng gw ga brani komen dari bpada byk omong bisa2 gw di lempar aja gitu loh di sawah mending ada yang mungut!
akhirnya mobil berenti di saung2 gitu.. sumpah gw ngerasa rumah gw ga kaya gini tapi kenapa berubah akhirnya gw tanyain langsung. dan ternyata gw di ajak makan ikan bakar dulu!
hihihihi asoooooooooy!!!!! dapet makan enak gratiss. tempatnya asri bgt,, ada kolam2 ikan cuma sayang buteeek!hahaha jadi ikannya ga keliatan tapi gw akuin keren. soal makanannya
lumayaaan lah.. (ya secara gw lagi lapeer berat) oiya satu lagi tiba2 mules gw ilang!!!! hahahaha tengkyu2.. pulang2 kenyaaaang..
Februari 17, 2009
blognya rime dan aute!!
hai hai.. hari ini hari ke lima gw pulang kampung xixixi kaya pembokat aja yaa?
gapapa deh..!
baru liat blog temen seperjuangan dikampus sama2 berjuang menghilangkan kebosenan kalo lagi di kelas! si manusia yang ngga pernah terpisahkan namanya RIME DAN AUTE! manusia sarap yang penuh dengan keajaiban!hwaaahaha tapi biar gitu kita pernah 1 tim produksi dalam pembuatan film amatiran! tadinya sih mau bikin film eh ko pas jadi malah kaya soundtrack lagu2 (itu kata dosennya! sialaaaaan!!!!) tapi gapapa yang penting kita puassss! ya gaaa..
jadi inget waktu kita hunting gambar di pondok indah cuma buat nyari si CEROBONG ASAP!!
sialnya setelah berjalan jauh di sore hari yang emang masih panas, cape2 naekin tangga penyebrangan. tu si cerobong asapa yang dicari malah sedang tidak berprduksi alias lagi ngga ngepuuul!!! heuuuh gedek banget kalo inget itu. alahasil kita malah nongkrong di tukang rujak deket masjid pondok indah n makan di pim!! hahahahaha
yaaa kalo mau tau cerita gokil lagi nantikan ajjja episode selanjutnya..
siyu
salaaam sukses!!!
gapapa deh..!
baru liat blog temen seperjuangan dikampus sama2 berjuang menghilangkan kebosenan kalo lagi di kelas! si manusia yang ngga pernah terpisahkan namanya RIME DAN AUTE! manusia sarap yang penuh dengan keajaiban!hwaaahaha tapi biar gitu kita pernah 1 tim produksi dalam pembuatan film amatiran! tadinya sih mau bikin film eh ko pas jadi malah kaya soundtrack lagu2 (itu kata dosennya! sialaaaaan!!!!) tapi gapapa yang penting kita puassss! ya gaaa..
jadi inget waktu kita hunting gambar di pondok indah cuma buat nyari si CEROBONG ASAP!!
sialnya setelah berjalan jauh di sore hari yang emang masih panas, cape2 naekin tangga penyebrangan. tu si cerobong asapa yang dicari malah sedang tidak berprduksi alias lagi ngga ngepuuul!!! heuuuh gedek banget kalo inget itu. alahasil kita malah nongkrong di tukang rujak deket masjid pondok indah n makan di pim!! hahahahaha
yaaa kalo mau tau cerita gokil lagi nantikan ajjja episode selanjutnya..
siyu
salaaam sukses!!!
Langganan:
Postingan (Atom)